Monday Magz

26Oct08

Beberapa hari yang lalu saya mendapat comment di halaman deviantart saya yang berisi invitation untuk join (submit artwork) untuk sebuah majalah flip bernama monday magz, wah,majalah baru nih… tapi ternyata ajakan itu untuk volume 2,,saya tertinggal satu volume ternyata,,,

langsung saya browse link-nya (via deviantart) dan saya baca jurnal di halaman deviantart-nya, ditulis launch 25 Oktober ’08 (download), ketika melihat beberapa preview-nya, sepertinya contentnya lumayan juga,, walaupun kurang tahu konsep konten majalahnya kayak apa (beside its a flip magz…)

Featured artistnya Austronautboys, selain itu ada beberapa teman saya di deviantart yang juga udah langganan nampang di berbagai majalah lokal & abroad, which is Munky Muck,Ryan “bringyourhate”, & toolkit04…

lainnya ada ken terror, maxieboy, phig, risya dwi prasyanty, rizkypriya,sunya-raw, santi purpside, tora28142,athan kuruskering, Clickyusho, comolo, suckerhead, gefiction, goenz, ihsanpunkrock, lidia puspita, monez04, painsugar, vileation, xdirtylittlesecretx, & richard MFYE…..

tapi kenapa oh kenapa ketika saya mau download hari ini (tanggal 26 Okt) lha kok ternyata terbitnya di undur…katanya sih karena gangguan teknis…whatever…

selain itu saya coba cari tau di blognya,tapi sayang nggak banyak info yang bisa dilihat disana…sepertinya blognya juga baru launch, cuma ada satu gambar preview majalah volume pertamanya saja….oke kita tunggu saja…semoga makin menjadi stimulan bagi anak bangsa untuk berkarya…

sekedar ikut menyebarkan info, berikut ketentuan submissionnya

ketentuan submit
– kirim 4 artwork ( STYLE BEBAS )
– 900×600 pixel
– 300dpi
– .jpg.cdr.png.psd.Ai

paling lambat tanggal 20 November 2008 untuk pengiriman artwork
kirim ke

mondaydigimagz@yahoo.com

links; mondaye-magz.deviantart.com ; mondaydigimagz.blogspot.com


PROLOGUE
Beberapa waktu yang lalu, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta atau yang dikenal khalayak umum sebagai UIN Jakarta me-launch logo terbarunya. Logo baru ini konon untuk mewakili image dan visi UIN yang kini ingin dan akan menjadi universitas yang lebih global dan mendunia,, world standard university, untuk itu beberapa pembenahan dilakukan termasuk langkah awalnya adalah menciptakan logo baru yang disinyalir telah cukup mewakili “ambisi” baru Institusi yang sedang menggeliat ini…. Sebagai orang yang sedang mendalami dunia grafis, saya jadi tertarik untuk mengubek-ubek dan mengulas logo baru ini yang makin hari makin mengundang kontroversi saja…lho,, kenapa?

THE LOGO

Sebelumnya,seperti inilah logo UIN Syarif Hiadyatullah Jakarta…

dan beginilah rupa baru dari logo UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang beberapa waktu lalu diluncurkan itu…

so?

Saya sempat membaca ulasan mengenai logo baru ini di sebuah buletin kampus (kebetulan saya adalah mahasiswa dari universitas bersangkutan ;p )

OKE MARI KITA TELITI DAN KOMENTARI…

“…Gambar logo baru UIN Jakarta terdiri atas empat elemen, yakni bola dunia, partikel atom, kitab suci, dan tulisan “UIN”. Bola dunia berwarna biru, melambangkan wawasan universal UIN Jakarta dan juga misi Islam sebagai rahmatan lil’alamin. Partikel atom berwarna emas menggambarkan keilmuan dan dinamika serta keajegan hukum alam (sunnatullah) yang diperintahkan Allah untuk selalu dibaca dan diteliti demi kesejahteraan umat manusia. Parikel itu juga dapat dilihat sebagai bunga lotus atau sidrah (sidrah al-muntaha), yakni lambang cita-cita setiap mukmin untuk menggapai pengetahuan kebenaran tertinggi (ma’rifah al-haq).

Kemudian kitab suci berwarna putih dengan garis tepi berwarna kehijaun, melambangkan sumber inspirasi dan kaidah hukum serta moral bagi pengembangan UIN Jakarta. Sementara tulisan “UIN” berwarna bitu melambangkan kedalaman ilmu, kedamaian, dan kepulauan nusantara yang berada di antara dua lautan besar, yakni sebuah wilayah yang mempertemukan berbagai peradaban dunia. Selain itu, terdapat juga garis putih horizontal yang membelah tulisan “UIN”. Garis ini merupakah pengikat UIN Jakarta sebagai universitas yang kuat (sirah al-mustaqim)…”

secara filosofis menurut saya cukup oke, cukup mewakili image baru yang ingin ditonjolkan oleh institusi ini. Nah, yang membuat jadi kurang “sreg” (menurut saya pribadi, dan kebanyakan orang mungkin) adalah visualisasinya. Katanya mau menonjolkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin, tapi kok gambar bola birunya tak disertai simbol-simbol atau jargon yang mewakili Islam itu sendiri? -setelah saya cari tau lagi ulasan di sebuah buletin kampus, ternyata simbol-simbol Islam dan lafaz-lafaz seperti “Muhammad” dan “Allah” dihindarkan dalam logo untuk mencegah apabila logo diaplikasikan pada jaket almamater misalnya, lantas si pemakai menggunakannya ketika masuk toilet atau dipakai ketika tidur maka jadinya adalah menghinakan lambang-lambang tadi. cukup masuk akal juga. Tapi yang paling membuat gusar kebanyakan kalangan universitas (terutama para mahasiswa yang sedang bergelora-bergeloranya) adalah gambar bintang david (simbol yahudi israel) yang terbentuk dari perpotongan gambar kurva-kurva didalam bola biru tadi…hhmmm…sengaja atau tidak, siapa yang tahu? tapi kalau memang sengaja ya kelewatan sekali tho namanya…dan satu lagi yang menurut saya “nggak banget” adalah tulisan UIN yang kepotong bagian atasnya…iki ki opo tho mas???,,trus lagi gambar bukunya tipis dan lebih mirip map ketimbang sebuah buku…memangnya UIN mau keliling minta sumbangan sambil bawa map tipis ndak jelas isinya??? duh aduh….logo kampusku ini…..

overall sepertinya si perancang logo dan mungkin juga si client mau logo barunya tampak lebih minimalis dan elegan, seperti typical logo-logo institusi/perusahaan masa kini yang mengusung globalisme,,,tapi kok sekali lagi logo ini kok berasa “nggak banget” sih ya…???

SO…
Menurut saya, logo itu adalah identitas, dan identitas adalah jati diri si pemilik logo tadi. Islam adalah identitas UIN, dan disitulah letak ke-khas-an dan ke-unik-an UIN dibanding universitas umum lainnya.
Sekalipun kini UIN telah menjadi universitas umum (bukan lagi institut keagamaan seperti dulu), tapi tetap saja nafas dan jiwanya adalah ISLAM. Apapun alasannya simbol-simbol Islam menurut saya harus tetap dipertahankan dalam logo, karena sekali lagi disitulah letak keistimewaan UIN. Alasan menghilangkan ciri ke-Islaman untuk membuang image bahwa UIN adalah institusi yang hanya mengurusi persoalan agama (Islam) menurut saya terlalu naif. Yang saya lihat logo UIN sekarang tidak ada bedanya dengan logo institusi/perusahan kebanyakan yang kini sedang berlomba-lomba mengganti image brand-nya menjadi lebih world class taste. Tidak ada keunikan apapun yang menggambarkan keistimewaan UIN dalam logo tersebut, yang mampu membedakan UIN dari institusi lain, atau memang hal ini yang dikejar, entahlah. Hanya saja sekali lagi sangat sayang kalau keunikan UIN tidak terwakilkan dalam logo baru ini. Padahal, dengan sedikit kreatifitas, bukan tidak mungkin menyulap simbol-simbol yang sebelumnya terlihat kaku tidak enak dipandang menjadi elemen-elemen yang keren mentereng dan membanggakan.

daripada BETE sendiri, saya coba me-reka-reka logo UIN alternatif buatan sendiri…siapa tahu di lirik….
paling tidak ini lumayan mewakili bayangan saya tentang UIN…^^

alt-uin-logo

Warna biru didalam simbol bintang untuk melambangkan wawasan global/universal, selain itu biru adalah warna untuk melambangkan keilmuan dan pendidikan, diperkuat dengan gambar buku terbuka yang sekaligus melambangkan ilmu pengetahuan, simbol bulan-bintang berukir lafaz “Allah” diatas buku yang terbuka melambangkan Allah yang maha besar pemilik semesta dan dari-Nya lah ilmu pengetahuan berasal, dan dari tanda-tanda kekuasaan-Nya lah segala sumber inspirasi berasal. Simbol-simbol ilmu pengetahuan tadi dipagari oleh lambang bintang bersudut 8 (yang biasa digunakan dalam simbol-simbol Islam) berwarna hijau yang memiliki makna bahwa betapapun kita menggali dan menuntut segala ilmu di dunia namun segalanya harus tetap dilandasi oleh iman Islam agar kita tidak melenceng dari kearifan. Lambang bintang bersudut 8 ini juga menggambarkan pencerahan yang terpancar keluar ke segala penjuru yang datang dari ilmu pengetahuan (yang berada didalamnya) yang membawa manfaat bagi seluruh umat, disinilah letak “Rahmatan Lil Alamin” coba saya gambarkan….
Tulisan UIN dipampang besar-besar diikuti tulisan Syarif Hidayatullah Jakarta dengan warna biru untuk menegaskan bahwa “ini adalah logo dari institusi bernama UIN Syarif Hidayatullah, sebuah institusi yang bergerak dibidang pendidikan dan keilmuan…”

bagaimana? sekali lagi itu hanya opini saya…saya cuma tidak rela kalau harus menujual jati diri untuk sekedar mengejar “eleganitas citra mendunia”….




Categories

Archives

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.